Bilangan ganjil atau genap

Algoritma atau logika pemrograman berikut akan digunakan untuk menjabarkan, bagaimana memeriksa bahwa sebuah bilangan yang diberikan adalah bilangan genap atau ganjil.

Contoh bilangan genap : 0 2 4 6 8 10 12 dst...
Contoh bilangan ganjil : 1 3 5 7 9 11 13 dst...

Kalau kita perhatikan, karakteristik dari bilangan genap ini adalah bilangan2 genap habis dibagi dua.
Artinya, kalau bilangan genap tersebut dibagi 2 pasti pas atau habis atau tidak menyisakan angka lain.

Sedangkan untuk ganjil, jika dibagi 2, pasti menyisakan angka 1.

Dalam hal ini kita sepakati bahwa bilangan tersebut harus bilangan bulat, bukan bilangan desimal yang mengandung angka (koma).

Contoh bilangan ganjil 3, kalau kita bagi 2, maka jika bilangan genap digunakan akan menghasilkan 1 sisa 1.
Yaitu 1 x 2 kemudian ditambah 1.

Contoh lain, bilangan ganjil 5, dibagi 2 akan menghasilkan 2 sisa 1.
Yaitu 2 x 2 kemudian ditambah 1.




Salah satu operator matematika yang menyatakan "sisa hasil bagi" adalah mod atau karakter %.

Contoh:
Quote
5 mod 2 = 1
5 mod 3 = 2
5 mod 4 = 1
5 mod 5 = 0

Sedangkan untuk "hasil bagi" menggunakan div atau karakter \
Contoh:
Quote
5 div 2 = 2
5 div 3 = 1
5 div 4 = 1
5 div 5 = 1

Untuk mengetahui bilangan itu genap atau ganjil, cukup dengan menggunakan mod.

Contoh kalimat:
Quote
Misal x adalah bilangan bulat.
Jika x dibagi 2 menyisakan 0 , berarti x bilangan genap
Sebaliknya, x adalah bilangan ganjil

Dalam algoritma atau pseudocode:

Quote
if x mod 2 = 0 then
    output "genap"
else
    output "ganjil"
endif

OK. Mudahkan! Selanjutnya Anda bisa memodifikasinya lebih baik lagi.
Selamat belajar  :educated:

0 comments:

Post a Comment